Selasa, 17 Oktober 2017

Demokrat Belum Bahas AHY di Pilkada Jatim

id partai demokrat, ahy, pilkada, jatim
Demokrat Belum Bahas AHY di Pilkada Jatim
Sejumlah warga asal Jawa Timur yang memiliki hak memilih di Pilkada DKI Jakarta usai memberikan masukan kepada Relawan Wong Jatim Pilih AHY di kawasan Kebon Sirih, Jakarta. (Foto Istimewa)
Belum dibahas siapapun namanya, termasuk AHY
Surabaya (Antara Jatim) - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur menegaskan belum membahas peluang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk diusung sebagai calon Gubernur Jawa Timur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat pada 2018.

"Belum dibahas siapapun namanya, termasuk AHY," ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio Ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat.

Usai hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta, 15 Februari 2017, nama AHY yang berdasarkan hasil hitung cepat mayoritas lembaga survei menempatkannya di urutan ketiga, disebut-sebut akan diikutkan bertarung di Jatim.

Bahkan, di seluruh sosial media telah menjadi viral bahwa putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, berpeluang diusung Demokrat untuk menggantikan Soekarwo sebagai Gubernur Jatim periode 2019-2024.

Renville, yang juga legislator DPRD jatim itu mengaku mendengar kabar tersebut, namun pihaknya belum bisa memastikan karena proses di DKI Jakarta belum dinyatakan selesai secara resmi oleh penyelenggara, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi setempat.

Selain itu, kata dia, proses penjaringan untuk calon gubernur yang diusung masih akan dilakukan mulai Juni mendatang.

Proses penjaringan yang dimaksud juga termasuk menitikberatkan pada hasil survei internal yang digelar partai berlambang logo mercy tersebut berdasarkan mekanisme berlaku.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo mengaku saat ini sudah mengantongi tiga nama kandidat yang akan diusung dan diajukan ke pusat pada akhir bulan ini.

Kendati demikian, politisi yang juga Gubernur Jatim itu menegaskan bukan nama AHY yang akan diserahkan ke pusat untuk kemudian ditindaklanjuti.

"Saya pastikan bukan AHY. Nama kandidat yang disampaikan ke DPP bisa kader internal ataupun tokoh eksternal," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya. (*)

Editor: Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0693 seconds memory usage: 0.58 MB