Selasa, 17 Januari 2017

Sidoarjo Dorong Masyarakat Gunakan Lahan Pekarangan Untuk Cabai

id Pemkab Sidoarjo, Cabai
Sidoarjo Dorong Masyarakat Gunakan Lahan Pekarangan Untuk Cabai
Pemupukan Tanaman Cabai Petani memberikan pupuk cair pada tanaman cabai di Nambangan Lor, Kota Madiun, Jawa Timur, Sabtu (7/1). Pemberian pupuk cair pada tanaman cabai berumur dua bulan tersebut dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman sekaligus perangsang buah. Antara Jatim/Siswowidodo/zk/17 ()
Sidoarjo (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur mendorong kepada masyarakat menggunakan lahan pekarangan rumah mereka untuk menanam tanaman cabai menyusul tingginya harga cabai saat ini.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian kabupaten Sidoarjo, Handajani, Rabu mengatakan, saat ini pihaknya mendorong kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka dengan menanami tanaman seperti cabai.

"Salah satunya bisa menggunakan media 'polybag' supaya kalau ada musim paceklik seperti sekarang inj, masyarakat tidak kebingungan untuk mencari cabai," ujarnya.

Ia mengemukakan, di Sidoarjo sendiri tidak ada lahan persawahan yang khusus digunakan untuk menanam cabai karena pilihan tanaman merupakan hak pribadi para petani.

"Biasanya tanaman cabai ini di tanam di sela-sela tanaman utama atau juga berada di sisi pematang sawah mengingat tanaman cabai ini bukan merupakan kebutuhan pokok," tuturnya.

Namun demikian, kata dia, pihaknya tetap meminta kepada masyarakat yang memiliki lahan berlebih untuk menanam tanaman ini dan sejenisnya supaya kalau musim seperti ini kebutuhan akan cabai masih bisa terpenuhi.

"Tanaman cabai memang salah satu tanaman yang memiliki potensi gagal panen cukup tinggi. Ditambah lagi kondisi saat ini dimana dibutuhkan sinar matahari tetapi hujan masih terus mengguyur yang menyebabkan tanaman cabai banyak yang rusak dan mati," imbuhnya.

Oleh karena itu, tingginya permintaan tanpa ditunjang dengan pasokan yang cukup otomatis akan membuat harga cabai ini menjadi melambung tinggi.

"Namun, kondisi ini hanya musiman saja dan harapan kami masyarakat bisa memanfaatkan lahan kosong di rumah mereka untuk.menanam tanaman cabai ini," katanya.

Sebelumnya, harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur masih cukup tinggi yakni berada di kisaran Rp95 ribu atau lebih tinggi di atas harga normal berkisar Rp65 ribu untuk setiap kilogramnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sendiri juga masih menunggu arahan dari pemerintah pusat dan juga dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait untuk menyikapi tingginya harga cabai di tingkat pedagang seperti sekarang ini.(*)

Editor: Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0091 seconds memory usage: 0.57 MB