Senin, 27 Februari 2017

Bonek Doa Bersama Harapkan Persebaya Diakui PSSI

id bonek, doa, pssi
Bonek Doa Bersama Harapkan Persebaya Diakui PSSI
Gelombang keberangkatan Bonek menuju Bandung untuk mengawal Kongres PSSI terkait status Persebaya terlihat di Stasiun Gubeng Surabaya, Jumat (6/1). (FOTO: Didik Suhartono/ Antara Jatim)
Doa bersama kami gelar bersamaan dengan kongres di mess milik Persebaya di Karanggayam serta memberikan dukungan moril
Surabaya (Antara Jatim) - Kelompok pendukung Persebaya Surabaya, Bonek Mania, menggelar doa bersama berharap tim kesayangannya diakui Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada kongres di Bandung, 8 Januari 2017.

"Doa bersama kami gelar bersamaan dengan kongres di mess milik Persebaya di Karanggayam serta memberikan dukungan moril," ujar Sekretaris Persebaya Ram Surahman ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu.

Ia berharap PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Tanah Air menepati janjinya untuk membahas nasib "Bajul Ijo", jukukan Persebaya, sekaligus mengesahkannya sebagai salah satu tim di Indonesia.

"Termasuk mengikuti kembali kompetisi sepak bola Indonesia sebagaimana janji PSSI sebelumnya," ucap pria asal Gresik tersebut.

Acara doa bersama dibuka dengan khataman Al-Quran dilanjutkan dengan lantunan shalawat dan memanjatkan doa agar Kongres PSSI berjalan lancar serta menghasilkan keputusan terbaik, salah satunya mengesahkan Persebaya.

Selain diikuti ribuan Bonek, turut hadir pada doa bersama adalah sejumah pengurus klub-klub internal dan wakil pemain.

"Yang pasti, semua elemen di Persebaya terlibat dan menyatu mendoakan yang terbaik untuk Persebaya," katanya.

Kongres PSSI di "Kota Kembang" ini merupakan yang pertama sejak dipimpin oleh Edy Rahmayadi, dengan beberapa agenda penting yang diharapkan melahirkan sebuah keputusan karena selama ini menjadi tarik ulur.

Agenda tersebut di antaranya masalah status tim Persebaya Surabaya, pengampunan lembaga maupun individu, penentuan pelatih nasional untuk senior, U-23, U-19 dan U-16, hingga penentuan masa depan kompetisi tertinggi di Tanah Air.

"Masalah Persebaya adalah agenda yang tertunda saat kongres 10 November 2015. Nantinya bakal ada keputusan," kata Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono.

Masalah Persebaya saat ini menjadi sorotan, bahkan ribuan Bonek sudah berada di Bandung dan ditempatkan di GOR Padjadjaran. (*)

Editor: Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0081 seconds memory usage: 0.57 MB