Minggu, 22 Oktober 2017

Dosen Untag Ciptakan Sistem E-learning Berdasarkan Kepribadian Pengguna

id Dosen Untag, Aplikasi e-learning, kepribadian pengguna
Dosen Untag Ciptakan Sistem E-learning Berdasarkan Kepribadian Pengguna
Dosen Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat memperlihatkan aplikasi sistem pembelajaran elektronik (e-learning)) ciptaannya di Kampus Untag Surabaya, Kamis. (Willy Irawan)
"E-learning ini juga bisa menentukan kepribadian uset, penggunanya. Apakah introvet (tertutup), estrovet (terbuka), dan ambivet (terbuka dan tertutup). Artinya, aplikasi ini bisa menentukan hasil psikotes secara online," paparnya.
Surabaya (Antara Jatim) - Dosen Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat, menciptakan sistem pembelajaran elektronik (e-learning) berdasarkan kepribadian pengguna.

"Sistem e-learning selama ini banyak menuntut penggunanya menentukan banyak pilihan. Mulai jenis fond (huruf), warna fond, latar belakang warna dan lainnya," katanya di kampus setempat, Kamis.

Dia menjelaskan, cara yang digunakan selama ini tidak efisien dan irtu yang melatarbelakangi Kepala Badan Sistem Informatika Yayasan 17 Agustus 1945 (BSI YPTA) ini untuk melakukan riset selama setahun dan menciptakan e-learning.

Dia mengatakan, banyak kegunaan dari aplikasi ini, termasuk untuk menentukan hasil tes psikologi kepangkatan.

"E-learning ini juga bisa menentukan kepribadian uset, penggunanya. Apakah introvet (tertutup), estrovet (terbuka), dan ambivet (terbuka dan tertutup). Artinya, aplikasi ini bisa menentukan hasil psikotes secara online," paparnya.

Dia mengungkapkan butuh waktu setahun yang diperlukan meneliti, mengumpulkan literatur kepribadian, membuat desain e-learning yang pas, hingga mengumpulkan jurnal internasional.

"Hasil riset kami berikan cuma-cuma ke masyarakat. Silahkan yang hendak memanfaatkannya," katanya.

Kendati bisa diunduh aplikasinya secara gratis, masih ada pihak yang mengundang Supangat untuk mengajarkan cara penggunaan aplikasinya.

Pemkab Gresik adalah salah satu pemerintah daerah yang sudah mendatangkan Supangat. Dalam waktu dekat, dia juga akan terbang ke Makassar, di salah satu Akademi Kebidanan. Tujuannya sama, mengajarkan penggunaan e-learning.

"Kelebihan dari e-learning ini adalah bisa mengolah triliunan data dalam waktu singkat. Ini yang membuat banyak pihak tertarik memanfaatkannya," papar Supangat.

Aplikasi e-learning ciptaan Supangat ini telah mendapatkan sertifikat tata kelola informasi dan teknologi (IT) internasional dari Information Technology Infrastructure Technology Library (ITITL).

Tak hanya itu, lembaga riset dan komunikasi internasional, Multimetix yang berbasis di Jakarta juga telah mengaplikasikannya. Ini apresiasi tersendiri bagi Supangat.

Target Supangat sebagai inovator adalah mengembangkan e-learning yang difokuskan untuk tes pengguna dengan kepribadian ganda, ambivet (terbuka dan tertutup).

Aplikasi e-learning yang bisa diunduh gratis melalui internet atau di www.e-learning.untag-sby.ac.id ini dilirik banyak pihak.(*)

Editor: Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga

Generated in 0.1146 seconds memory usage: 0.58 MB