Surabaya - Sejumlah preman di Kota Surabaya dirazia menjelang hari tenang pelaksanaan pemilu presiden yang berlangsung mulai 5-7 Juli 2009.
Dalam razia di Terminal Joyoboyo, Sabtu, jajaran petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Wonokromo, berhasil mengamankan sedikitnya 25 orang yang diidentifikasi sebagai preman.
"Sementara ini mereka akan kami proses sesuai undang-undang tindak pidana ringan karena tidak bisa menunjukkan identitas dirinya," kata Kepala Polsek Wonokromo, AKP Victor Mackbon.
Menurut dia, kegiatan dengan sandi Operasi Cipta Kondisi Semeru 2009 itu sebagai tindak lanjut dari instruksi yang diberikan atasannya.
Operasi itu digelar bersama personel Unit Cegah Tangkal Kepolisian Resor (Polres) Surabaya Selatan untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif mejelang pelaksanaan pemungutan suara pemilu Presiden.
Dalam menjalankan operasi itu, para petugas menggeledah barang bawaan beberapa orang pria yang dijumpai di dalam angkutan kota di Terminal Joyoboyo.
"Mereka yang tidak memiliki identitas lengkap, langsung kami angkut ke mapolsek untuk diproses lebih lanjut," kata Victor.
Menurut dia, mereka berpotensi melakukan tindak kejahatan terhadap para penumpang angkutan kota. Oleh sebab itu, Victor mengimbau para pengguna jasa angkutan umum di Terminal Joyoboyo untuk tidak membawa barang-barang berharga secara mencolok.
Preman Di Surabaya Dirazia
Top Stories : Parlementaria / Pilkada
Tajuk
Tradisi Belanja Lebaran




























