Lumajang - KPU Kabupaten Lumajang melakukan sosialisasi di sejumlah pasar tradisional di beberapa kecamatan, Sabtu.

Anggota KPU Lumajang Divisi Sosialisasi, Pudoli Sandra, mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi di sejumlah lokasi strategis dan tempat keramaian di 21 kecamatan di Lumajang agar masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya pada pemilu presiden yang digelar 8 Juli mendatang.

"KPU berusaha melakukan sosialisasi semaksimal mungkin hingga pelosok desa," kata Pudoli.

Menurut dia, KPU Lumajang sudah melakukan sosialisasi di tujuh kecamatan dari 21 kecamatan di Kabupaten Lumajang, antara lain Lumajang, Senduro, Pasrujambe, Candipuro, Pasirian, Tempeh, dan Sumbersuko.

"KPU menyebarkan leaflet yang berisi ajakan untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilu presiden 8 Juli mendatang dan memberikan pemahaman tentang tata cara pencentangan dalam surat suara," katanya menerangkan.

Ia menjelaskan, ada beberapa warga yang tidak tahu tentang pelaksanaan pemilu presiden akan digelar 8 Juli, namun ada juga warga yang sudah paham tentang cara pencentangan surat suara.

"Saya berharap, sosialisasi yang dilakukan KPU Lumajang dengan cara turun langsung ke masyarakat bisa efektif dan menekan angka golongan putih (golput) di Lumajang," katanya.

Sejauh ini, kata dia, spanduk dan baliho sosialisasi pemilu presiden di sejumlah lokasi strategis sudah dipasang jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan pemilu presiden.

"Seluruh spanduk dan baliho sosialisasi pemilu presiden sudah terpasang di sejumlah tempat keramaian dan strategis," katanya.

Sosialisasi pemilu presiden di Lumajang, kata dia, akan dilakukan hingga H-1 pelaksanaan pemilu presiden sesuai dengan kesepakatan KPU Lumajang.

"KPU Lumajang semaksimal mungkin memanfaatkan waktu yang tersisa untuk sosialisasi pemilu presiden kepada warga Lumajang," katanya.

Ia menjelaskan, KPU Luamjang sudah melakukan sosialisasi kepada warga yang memiliki keterbatasan fisik seperti para penyandang cacat di Lumajang.