Pamekasan - Calon Presiden Jusuf Kalla, Sabtu, menggelar kampanye dialogis dengan ribuan simpatisan dan pendukungnya di lapangan stadion Soenarto Hadiwidjojo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Kampanye dialogis yang digelar di lapangan yang biasa dijadikan tempat karapan sapi Pamekasan ini, dihadiri sekitar 7.000 simpatisan JK-Wiranto dari berbagai kabupaten di Madura, seperti Sumenep, Sampang dan Kabupaten Bangkalan.

Dalam kampanye itu, berbagai pertanyaan yang disampaikan massa ke JK umumnya seputar nasib petani tembakau di Madura. Sebab selama ini harga tembakau tidak sebanding dengan harga jual rokok di pasaran. Salah satu peserta kampanye yang bertanya kepada JK itu adalah Abdul Malik, asal Kecamatan Pakong, Pamekasan.

Menurut dia, selama ini harga tembakau Madura cendrung tetap, sedang harga rokok di pasaran tiap tahun selalu meningkat.

"Ini namanya kan tidak adil. Padahal seharusnya kenaikan harga rokok yang dijual pihak pabrikan itu berbanding lurus dengan harga temkau di tingkat petani. Tetapi kenyataan yang terjadi selama ini tidak seperti itu," katanya.

Fungsionaris Partai Bulan Bintang (PBB) ini juga meminta agar kebijakan pemerintah dalam penarikan cukai berbeda antara perusahaan rokok kecil dan besar. Sebab hal itu akan membuat rugi produsen rokok lintingan yang umumnya dilakukan oleh masyarakat pedesaan.

Padahal keberadaan produksi rokok lintingan tersebut untuk membeli tembakau yang tidak layak jual di pabrikan.

Sementara itu, Capres Jusuf Kalla dalam kesempatan itu menyatakan, dirinya memiliki komitmen untuk mengembangkan sistem perekonomian yang berpihak kepada rakyat kecil.

Persoalan tembakau, kata anggota dewan mustasyar Nahdlatul-Ulama di Sulawesi ini, sebenarnya bukan hanya persoalan petani tembakau di Madura saja, namun juga menjadi persoalan petani di daerah lainnya seperti Lombok dan Bojonegoro.

"Kami memang perlu berbenah diri untuk menjadi lebih baik. Yang jelas, dana cukai tembakau akan dikembalikan kepada petani untuk memperbaiki pembangunan di daerah penghasil," katanya.

Materi kampanye yang disampaikan capres Jusuf Kalla di lapangan Stadion Soenarto Hadiwidjojo Pamekasan, Sabtu itu, sama dengan materi kampanye yang disampaikannya di hadapan para ulama Madura di hotel Madinah Pamekasan, yakni seputar komitmennya untuk mengembangkan pendidikan pesantren dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Sebagaimana kampanye yang digelar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden lainnya, kampanye JK-Wiranto yang digelar di lapangan stadion Soenarto Hadiwidjojo Pamekasan, juga banyak diikuti anak di bawah umur.
(T.PK-ZIZ/A/D011/D011) 04-07-2009 14:04:45