Pamekasan - Calon presiden (capres) dari Partai Golkar Jusuf Kalla menyatakan, fasilitas pendidikan di lembaga pesantren di masa depan harus sama dengan fasilitas di lembaga pendidikan negeri.
"Pesantren ini kan merupakan pendidikan keagamaan yang memiliki kepedulian terhadap perbaikan moral generasi muda," kata Calon Presiden Jusuf Kalla, dalam acara silaturrahmi dengan para ulama pengasuh pondok pesantren dan fungsionaris organisasi keagamaan Nahdlatul-Ulama (NU) se-Madura yang digelar di Hotel Madinah, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu.
Di Jawa Timur, Khususnya di Madura, lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan pondok pesantren seperti madrasah aliyah (MA), madrasah tsanawiyah (MTs) jumlahnya lebih banyak dibanding dengan lembaga pendidikan umum dan negeri, seperti sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).
Hanya saja, fasilitas yang tersedia di lembaga pendidikan pesantren ini masih terbatas dibanding dengan sarana yang ada di lembaga pendidikan umum dan negeri.
"Ke depan sarana pendidikan yang ada di pesantren harus sama dengan sarana pendidikan umum dan negeri. Kami berupaya ke arah sana nantinya," kata Jusuf Kalla.
Selanjutnya ia meminta agar pendidikan teknis, sebagaimana sekolah menengah kejuruan (SMK) nantinya lebih banyak dibanding dengan sekolah umum, sebagaimana SMA.
Pascaoperasional jembatan Suramadu nanti, ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar itu, tenaga kerja yang akan banyak dibutuhkan ialah yang memiliki keterampilan. Oleh sebab itu, lanjut Kalla, siswa yang masuk SMK juga harus lebih banyak dibanding sekolah umum.
Lembaga pendidikan di pesantren, menurut Jusuf Kalla, juga perlu membuka sekolah kejuruan agar para santrinya juga memiliki keterampilan.
"Jika warga dan santri di Madura ini tidak memiliki keterampilan, maka yang jelas nantinya yang bekerja orang lain, bukan orang Madura sendiri," katanya.
Sementara itu, Ketua Forum Silaturrahmi Ulama Madura, K.H. Mudassir, meminta, jika Capres Jusuf Kalla nantinya dipercaya masyarakat memimpin negeri ini, terpilih sebagai Presiden RI periode 2009-2014, ia meminta agar juga memperhatikan pengembangan perekonomian warga Madura, khususnya rakyat kecil.
"Saya titip nanti ke Pak JK, masyarakat Madura diperhatikan. Kami akan mendukung Pak JK untuk memperoleh dukungan sebanyak-banyaknya di Madura," kata Mudassir.
(T.PK-ZIZ)
JK: Fasilitas Pesantren Harus Sama dengan Negeri

Top Stories : Parlementaria / Pilkada
Tajuk
Tradisi Belanja Lebaran




























