Oslo -ANTARA/Reuters - Juara Olimpiade Yelena Isinbayeva memenangi lompat galah pada Bislett Games, Jumat, meraih Golden League kedua dalam dua pertemuan musim ini.

Atlet Rusia itu, tampil tidak sebaik biasanya karena cuaca buruk, menang dengan tinggi lompatan 4,71 meter pada usaha keduanya, mengalahkan Monica Pyrek yang berada di tempat kedua setelah berhasil lewat pada usaha ketiganya.

Svetlana Feofanova, atlet Rusia lainnya, di tempat ketiga, dengan tinggi lompatan 4,66.

Isinbayeva mengawali lompatan dengan tinggi 4,71 ketika hanya dua lawan tersisa dalam kompetisi itu. Setelah ia gagal pada usaha pertamanya, lomba diganggu hujan deras.

Atlet Rusia itu kembali untuk berhasil mengatasi ketinggian itu, namun gagal dalam usahanya pada 4,81.

"Saya senang menang, tetapi tidak dengan hasilnya," kata Isinbayeva, yang sedang mengejar hadiah jackpot Golden League satu juta dolar bagi pemenang seluruh keenam lomba besar, setelah memenangi event pertama di Berlin bulan lalu.

"Sangat sulit karena serba menunggu ... ini adalah salah satu kompetisi terlama yang pernah saya ikuti sepanjang hidup. Pertama menunggu sebelum lompatan pertama saya, dan kemudian menunggu hujan (berhenti).

"Masih ada empat (lomba Golden League) lagi, kemudian kejuaraan dunia, saya senang saya masih terlibat dalam pertandingan ini," kata atlet Rusia itu sambil tersenyum.

Ia menambahkan bahwa ia berharap ia berada dalam kondisi lebih baik untuk lomba berikutnya di Roma, mengatakan ia butuh latihan kekuatan agar meningkat.

Karena lomba putra kehilangan sejumlah nama besar, mantan pemegang rekor dunia Asafa Powell dari Jamaika memenangi 100 meter
dengan kedua rekannya Usain Bolt dan pelari Amerika Tyson Gay tidak tampil.


Awal buruk
Powell memperbaiki awal yang buruk untuk menang dalam waktu 10,07 detik, mengalahkan Daniel Bailey dari Antigua dan Barbuda yang sampai di garis finish dengan waktu yang sama. Pelari Jamaika Michael Frater di tempat ketiga dengan waktu 10,08.

"Saya cukup kuat hari ini," kata Powell. "Awal yang buruk dan kaki saya berat. Saya hanya berusaha menang."
Pada nomor 400 meter, absennya pelari Amerika LaShawn Merritt dan Jeremy Wariner, Renny Quow dari Trinidad & Tobago menang dalam 45,18 detik.

Pada bagian putri, pelari Amerika Sanya Richards menambah kemenangan di Berlin dengan kemenangan berikutnya, mencatat waktu 49,23 detik, sementara juara Olimpiade dari Inggris Raya Christine Ohuruogu berakhir di urutan keenam.

Pada lompat tinggi putri, juara dunia asal Kroasia Blanka
Vlasic menang sebagai satu-satunya pelompat yang berhasil melompat dua meter.

Pada lempar lembing putra, juara Olimpiade asal Norwegia
Andreas Thorkildsen gagal mengesankan publik tuan rumah saat ia berakhir di urutan ketiga dengan lemparan terbaik 83,15 meter. Juara dunia Tero Pitkamaki menang dengan 84,63.