Jember (Antara Jatim) - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD "mengampanyekan"
pasangan Khofifah Indar Parawansa - Herman S. Sumawiredja dengan meminta warga nahdliyin di Jember mendukung pasangan itu dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud dalam acara halalbihalal yang dihadiri ribuan warga nahdliyin Jember di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu.

"Pilihlah yang terbaik, namun saya punya referensi yakni Bu Khofifah yang menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan di era pemerintahan Gus Dur. Orangnya bersih, bekerja keras untuk bangsa, dan loyal terhadap NU," tuturnya.

Dalam acara halal bihalal itu juga hadir mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, dan Bupati Jember MZA Djalal.

Ribuan warga nahdliyin yang menjadi pendukung pasangan Khofifah - Herman (Berkah) dan ratusan kiai NU dari wilayah eks Karesidenan Besuki yang meliputi Kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi juga hadir dalam acara tersebut.

Meskipun acara di pondok pesantren yang diasuh mantan Ketua PCNU Jember KH Muhyidin Abdussomad itu berlabel halalbihalal, poster dan baliho pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim nomor urut empat itu bertebaran di mana-mana.

Di sekitar lokasi ponpes terlihat sejumlah bendera PKB, baliho dan mobil-mobil bergambar pasangan "Berkah", bahkan ada juga penggalangan dana sukarela untuk pasangan Khofifah-Herman.

Saat dikonfirmasi Ketua Panitia HalalBihalal, Zainul Hasan, mengatakan kegiatan halal bihalal dan silaturahmi para kiai eks Karesidenan Besuki yang digelar di Ponpes Nuris sudah diagendakan jauh-jauh hari.

"Kegiatan halal bihalal dan silaturahmi warga NU dilakukan setiap tahun, namun saat ini berbarengan dengan Pilkada Jatim dan begitulah dukungan politik warga NU," tuturnya.

Para kiai yang hadir dalam acara itu mewajibkan warga NU mendukung pasangan Khofifah-Herman pada Pilkada Jatim yang digelar 29 Agustus 2013 dan mereka optimistis pasangan Cagub-Cawagub Jatim nomor urut empat itu bisa menang pilkada satu putaran.(*)