Madiun (Antara Jatim) - Sebanyak enam pasangan calon wali kota dan wakil wali kota peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Madiun tahun 2013 menyampaikan visi dan misi program pemerintahannya pada rapat paripurna istimewa di gedung DPRD setempat, Senin.

"Enam pasangan calon wali kota (cawali) dan calon wakil wali kota (cawawali) yang dinyatakan lolos oleh KPU Kota Madiun memulai masa kampanyenya dengan menyampaikan visi dan misi di hadapan anggota dewan," ujar Ketua DPRD Kota Madiun Tohir Rochani, kepada wartawan.

Keenam pasangan tersebut adalah, nomor urut 1 pasangan jalur perseorangan Achmad Zainudin-Kushendrawan (Awan 19), nomor urut 2 yang juga pasangan perseorangan lainnya, Muchid-Karni (Murni).

Kemudian, nomor urut 3 yakni pasangan Parji-Inda Raya (Pari) yang diusung PDI Perjuangan dan belasan partai kecil, nomor urut 4 adalah pasangan Arief Purwanto-Hari Suci (AH) yang diusung oleh Golkar dan PKS, lalu nomor urut 5 adalah pasangan Sutopo-Tri Nuryani (Topcare) yang diusung Partai Hanura, PDS, dan PDP.

Serta nomor urut 6 adalah pasangan petahana Bambang Irianto-Sugeng Rismianto (Baris Jilid II) yang diusung oleh Partai Demokrat, PKB, dan PAN.

Penyampaian visi dan misi diawali oleh pasangan nomor urut 1 demikian seterusnya hingga pasangan nomor urut 6. Masing-masing pasangan saling berlomba memaparkan visi, misi, dan program kerja pemerintahannya untuk Kota Madiun lima tahun ke depan yang lebih baik.

Bahkan Ketua DPRD Tohir Rochani terpaksa menginterupsi atau menyela paparan visi dan misi dari pasangan nomor urut 3 karena dinilai banyak mengritik pimpinan Kota Madiun saat ini.

Demikian juga salah satu anggota DPRD setempat dari Frkasi PDI Perjuangan juga terpaksa mengiterupsi paparan visi dan misi dari pasangan nomor urut 6 karena selama pemaparan dinilai hanya merupakan ajang pembelaan dan pembenaran masa pemerintahan calon petahana.

Ketua DPRD Kota Madiun Tohir Rochani, menambahkan, situasi gelaran Pilkada Kota Madiun 2013 mulai muncul. Ia mengimbau masing-masing pasangan untuk tidak saling menjatuhkan, terprovokasi, dan tetap bersikap tenang.

Menanggapi penyampaian visi dan misi masing-masing pasangan, ia menilai semuanya sudah baik untuk Kota Madiun dalam lima tahun ke depan.

Sementara, Ketua KPU Kota Madiun Sasongko mengatakan, nantinya visi dan misi masing-masing pasangan tersebut akan dipertajam lagi dalam agenda debat publik yang akan dilakukan bersamaan dengan berakhirnya masa kampanye.

"Adapun masa kampanye akan berlangsung mulai tanggal 12-25 Agustus 2013 mendatang. Sedangkan pemungutan suara akan berlangsung pada 29 Agustus bersamaan dengan Pilkada Provinsi Jatim," kata Sasongko. (*)