Surabaya (Antara Jatim) - Calon Gubernur Soekarwo yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo mengambil alih koordinator partai politik pengusung Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) menggantikan Martono yang dinonaktifkan partainya.

"Sejak dinonaktifkan dari Golkar, saya sudah tidak sebagai koordinator dan diambil alih langsung oleh Soekarwo. Saya juga sudah bertemu dengan beliau," ujar Martono kepada wartawan di Surabaya, Rabu.

Dalam Pilkada 2013, Karsa yang diusung mayoritas partai politik memiliki tim sendiri di samping tim pemenangan.

Tim ini beranggotakan pimpinan partai politik pengusung, seperti Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional dan Partai Golkar.

Selain itu, ada juga Partai Persatuan Pembangunan, Partai Bulan Bintang, Partai Bintang Reformasi, Partai Damai Sejahtera, Partai Nasional Kebangkitan Ulama serta puluhan partai politik nonparlemen.

Diberitakan sebelumnya, diterbitkan surat keputusan DPP PG Nomor: KEP-271/DPP/Golkar/VII/2013 tentang Penonaktifan Martono SH MHum dari Jabatan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jatim dan Penunjukan Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jatim (Zainudin Amali).

Untuk selanjutnya, Martono dipercaya menjadi penasihat tim pemenangan Karsa yang selama ini bermarkas di Jalan Citarum Surabaya. Ia mengaku akan bekerja semaksimal mungkin memenangkan kembali Karsa dan menjadikannya gubernur periode mendatang.

Sementara itu, Soekarwo membenarkan kabar tersebut. Menurut dia, pengalaman sebagai mantan ketua tim pemenangan Karsa 2008 menjadi tambahan nilai tersendiri.

"Sejak bukan sebagai Ketua Golkar maka otomatis jabatan koordinator partai pengusung dilepasnya. Pak Martono ditempatkan di tim pemenangan," katanya.

Sedangkan, Ketua Tim Pemenangan Karsa, Tony Sunarto mengaku juga telah menerima kabar masuknya Martono di timnya. Hal ini diyakini membuat pemikiran dan strategi Karsa akan bertambah dan lebih baik.

"Kami menerima dengan senang hati. Apalagi Pak Martono pernah menjadi ketua. Setelah ini kami akan bersama-sama berjalan mengantarkan Karsa kembali memimpin," katanya. (*)