Madiun (Antara Jatim) - Sejumlah bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang akan ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Madiun, Jawa Timur, mulai "perang" baliho dengan memasang di sejumlah tempat guna menarik simpati masyarakat.

Ketua Panwaslu Kota Madiun Agung Harijadi, mengatakan, meski telah ada "perang" baliho, pihaknya belum bisa berbuat banyak dengan pemasangan alat peraga para kandidat tersebut, sebab hingga kini belum ada penetapan pasangan calon dari KPU Kota Madiun.

"Kalau belum ada penetapan pasangan calon, belum bisa dikatakan pelanggaran. Panwaslu bisa bertindak setelah ada penetapan dari KPU," ujar Agung kepada wartawan, Senin.

Meski demikian, katanya, panwaslu sudah melakukan pendataan tempat ataupun lokasi-lokasi alat peraga tersebut. Sehingga, setelah dilakukan penetapan pada tanggal 15 Juli mendatang, pihaknya sudah bisa melakukan tindakan.

"Kami sudah mendata semuanya. Saat ini pihak panwascam sedang melakukan pemantauan di tingkat kecamatan masing-masing untuk dilaporkan ke panwaslu," terangnya.

Sementara, pantauan di lapangan, baliho-baliho bergambar bakal calon terpasang di sejumlah jalan dan gang di Kota Madiun. Di antaranya, pasangan bakal calon Parji-Indah Raya (Pari) yang diusung PDI Perjuangan dan pasangan petahana Bambang Irianto-Sugeng Rismiyanto (Baris Jilid II). Keduanya memasang baliho penuh warna hampir di setiap titik kota yang strategis.

Demikian juga kandidat Zainudin Iskan-Kus Hendrawan (Awan 19) dari jalur perseorangan juga ikut-ikutan memasang baliho berukuran besar. Adapun Zainudin Iskan adalah adik kandung dari Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Hal serupa dilakukan pasangan bakal calon dari jalur perseoragan lainnya Muchid Soetono-Karni (Murni), lalu pasangan Arif Purwanto-Hari Sutji Kusumedi (AH) dari Golkar dan PKS, serta pasangan Sutopo-Anie Carera (Top-Care) yang diusung Partai Hanura, PDS, dan PDP.

Beraneka pesan ditulis di baliho tersebut, di antaranya, "Meneruskan Untuk Kota Madiun Lebih Baik Lagi. Bersama Masyarakat Kita Bisa", "Kerjaku, Kerjamu, Kerja Kita Semua", "Jujur dan Santun" dan masih banyak lagi.

Seperti diketahui, Pilkada Kota Madiun rencananya akan dilakukan bersamaan dengan Pilkada Jawa Timur pada 29 Agustus 2013. Pilkada tersebut rencananya akan diikuti oleh enam pasangan calon, yakni empat calon dari usungan partai politik dan dua lainnya dari jalur perseorangan.

Tahapan Pilkada Kota Madiun saat ini telah sampai ke tahap pencalonan dan pemutakhiran daftar pemilih sementara (DPS). (*)