Jember (Antara Jatim) - Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi Eks Karesidenan Besuki, Benny Satria, mengatakan bahwa seluruh agen distributor elpiji sepakat menaikkan harga elpiji 3 kilogram, setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak.

"Harga eceran tertinggi (HET) untuk elpiji ukuran 3 kilogram di wilayah Eks Karesidenan Besuki yang meliputi Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi naik Rp1.000 per tabung," tuturnya di Jember, Rabu.

HET elpiji sebelum pemerintah menaikkan harga BBM sebesar Rp12.500 per tabung dan dijual kepada konsumen bervariasi berkisar Rp13.500 hingga Rp14.000 per tabung.

Menurut dia, sebenarnya kenaikan harga elpiji tersebut sudah diusulkan sejak bulan April 2013, namun hingga kini belum mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jatim dan pemerintah kabupaten setempat.

"Dengan kenaikan harga BBM, maka elpiji diusulkan naik sebesar Rp1.000 dan harga eceran di konsumen juga beragam, tetapi maksimal Rp15.000 per tabung," tuturnya.

Kenaikan itu, lanjut dia, seiring dengan kenaikan harga solar dari Rp4.500 per liter menjadi Rp5.500 per liter sebagai ongkos angkut dan naiknya harga "spare part" mobil pengangkut tabung elpiji.

"Sejak tahun 2010, surat keputusan (SK) Gubernur Jatim tentang harga elpiji belum ada perubahan, sehingga seluruh agen distributor elpiji berani mengambil kebijakan dan keputusan untuk menaikkan harga elpiji 3 kilogram sebesar Rp1.000 per tabung setelah harga BBM naik," paparnya.

Benny mengakui bahwa kenaikan harga elpiji di wilayah Eks Karesidenan Besuki di tingkat agen hingga pengecer tanpa persetujuan pemerintah daerah masing-masing dan Pemprov Jatim.

"Di Jember, Hiswana Migas sudah berkirim surat kepada Bupati MZA Djalal tentang kesepakatan para agen untuk menaikkan harga elpiji bersubsidi tersebut," katanya.

Pantauan di lapangan, harga elpiji 3 kg sudah naik sebesar Rp15.000 per tabung sejak Sabtu (22/6), meskipun tabung elpji yang dijual para pengecer tersebut adalah stok lama pada saat harga BBM belum naik.(*)