Surabaya (Antara Jatim) - Sekitar 10 ribu warga dari berbagai elemen masyarakat di kota Surabaya akan menghadiri dzikir dan doa bersama sebagai rangakaian penutup kegiatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-720 di halaman Taman Surya, Minggu (9/6).

Asisten IV Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya, Eko Hariyanto, Sabtu, mengatakan, kegiatan dzikir dan doa bersama yang akan dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai akan diikuti sekitar 10 ribu jamaah Al-Khidmah dan berbagai elemen di kota Surabaya.

"Intinya peringatan HJKS ke-720 yang sudah kita lakukan, akan kita tutup dengan doa bersama. Besok, kita secara bersama-sama akan memanjatkan doa-doa yang baik demi kemajuan dan kesejahteraan warga Kota Surabaya," ujarnya.

Menurut dia, jamaah yang hadir di acara tersebut terdiri dari beberapa elemen seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), Perguruan Tinggi (PT) serta dari Pondok Pesantren.

Selain itu juga akan dihadiri unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dan Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) Pemkot Surabaya. "Semua stake holder akan ikut hadir dalam doa bersama," ujarnya.

Untuk memastikan kegiatan ini berjalan lancar, lanjut dia, beberapa SKPD dilibatkan, di antaranya Dinas Perhubungan yang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar Taman Surya, Dinas Kesehatan bertugas menyiapkan mobil ambulance, peralatan medis dan tenaga kesehatan.

Begitu juga Badan Kesatuan Bangsa, politik dan Perlindungan Masyarakat (BakesbangLinmas) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas melakukan pengamanan sebelum dan selama acara berlangsung.

Ketua Panitia majlis dzikir dan doa bersama, Abdullah menambahkan, selain mengadakan dzikir tahlil dan doa bersama, acara itu juga akan disejukkan oleh mauidhoh khasanah (nasehat baik) yang akan disampaikan K.H. Marzuqi Mustamar yang selama ini mengasuh acara "Nderes Kitab Kuning" di salah satu televisi lokal di Surabaya.

Abdullah mengatakan rangkaian acara tersebut diawali dengan pembacaan Al-Quran, kemudian Dzikir Tahlil, Maulidurrosul SAW, dilanjut sambutan-sambutan, mauidhoh khasanah dan ramah tamah.

"Untuk sambutan dari Pemkot yakni ibu wali kota. Sementara kalau dari Al-Khidmah akan disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat H.Hasanuddin," ujar Ketua III Al-Khidmah Surabaya ini. (*)