Surabaya (Antara Jatim) - Sebanyak tujuh dari 14 perwira remaja Korps Pasukan dari lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 2012 telah menyelesaikan latihan praktik kematraan di Batalyon 464 Pasukan Khas/Paskhas, Malang, 16 April-29 Mei 2013.

Latihan praktik kematraan itu ditutup Komandan Batalyon 464 Paskhas Letkol Pasukan Joko Prasetyo secara resmi dengan upacara militer di lapangan apel Batalyon 464 Paskhas, Malang, Rabu.

Dalam latihan praktik kematraan itu, mereka mendapatkan berbagai disiplin ilmu tentang kematraan, di antaranya Pengendalian Tempur (Dalpur), pengendalian pangakalan (Dallan), SAR (Seachr and Recsue), Jump Master, Meteorologi, PLLU (Pengatur Lalu Lintas Udara) , Intel Tempur dan pengetahuan militer lainnya yang berkaitan dengan kematraan udara.

Latihan praktik kematraan itu diakhiri dengan latihan berganda selama tiga hari yang mengambil wilayah di sekitar Komplek Lanud Abd. Saleh di wilayah Kecamatan Singosari dan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Latihan berganda yang dilaksanakan tersebut merupakan tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran yang dilaksanakan selama lima minggu sebelumnya," kata Komandan Batalyon 464 Paskhas melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada Antara di Surabaya.

Dalam amanatnya, ia juga berpesan kepada para pelaku agar senantiasa tepat dalam mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat selama latihan sebagai bekal di kesatuan nantinya dan menekankan agar secara terus menerus mengasah diri untuk membekali kemampuannya guna mengahadapi tugas-tugas mendatang.

Selain itu, penekanan yang sudah menjadi tuntutan mutlak dalam latihan ini maupun untuk tugas-tugas para perwira mendatang tentang keharusan untuk menguasai ilmu-ilmu kematraan udara sebagai Pasukan Khas TNI Angkatan Udara terlebih sebagai pasukan khusus matra udara yang memiliki salah satu tugas pokok pengendalian dan pengoperasian sebuah pangkalan udara.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penutupan tradisi satuan yang diikuti oleh lima anggota baru dengan status anggota aktif mutasi dari satuan lain.

Sebelumnya (28/5), Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Letnan Jenderal TNI (Mar) M. Alfan Baharudin menghadiri penutupan Pendidikan Taifib Angkatan 39 di lapangan apel Pusat Pendidikan Infanteri Kodikmar Bhumi Marinir Gunungsari, Surabaya.

"Dalam penutupan pendidikan Taifib itu, kami juga mengundang keluarga dari siswa untuk menyaksikan jalannya upacara sekaligus menyematkan brevet Trimedia," kata Komandan Sekolah Khusus Pusdikif Kodikmar Mayor Marinir Ferdy Erwin.

PendidikanTaifib Angkatan 39 itu diikuti 32 prajurit yang terdiri dari sembilan perwira, 10 bintara dan 13 tamtama. (*)