Surabaya (Antara Jatim) - DPD PDIP Jawa Timur melengkapi seluruh berkas pendaftaran caleg DPRD Provinsi ke KPU Jawa Timur, Rabu, karena enam calon sebelumnya dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat) sesuai syarat yang telah ditentukan.

Petugas penghubung (laison officer) PDIP Jatim untuk KPU setempat, Didik Prasetiyono, menyatakan proses pemenuhan kelengkapan ini telah memenuhi dua asas dalam keterwakilan perempuan yang disyaratkan Undang-Undang Pemilu.

"Asas pertama, yaitu minimal 30 persen dari Daftar Calon Anggota DPRD Provinsi yang diajukan adalah perempuan dan asas kedua yaitu di setiap tiga nama daftar calon terdapat calon perempuan," katanya.

Dua dari enam caleg DPRD Jatim adalah Bambang DH yang telah melampirkan surat tanda diterima dan diprosesnya pengajuan mundur sebagai Wakil Wali Kota Surabaya dan Eddy Paripurna sebagai Wakil Bupati Pasuruan.

Sementara itu, petugas penghubung lainnya, Yordan Bataragoa, mengatakan pihaknya melakukan seleksi ketat terhadap kelengkapan berkas caleg untuk mempermudah KPU dalam melakukan tugasnya.

Menurut dia, jika ada berkas caleg yang dirasa meragukan, maka pihaknya segera melakukan verifikasi faktual langsung untuk mendapatkan informasi yang valid terhadap data yang bersangkutan.

"Pesan Ketua DPD PDIP Jatim, Pak Sirmadji, sangat jelas bahwa jangan sampai ada calon yang di-TMS-kan oleh KPU. Kita harus penuhi semua administratif hingga 100 persen calon memenuhi syarat," katanya.

Lain halnya dengan pandangan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi,
PDI Perjuangan berharap pemeriksaan faktual berjalan lancar dan secara administratif seluruh kelengkapan bisa diperiksa dan saatnya nanti diumumkan ke publik guna mendapatkan tanggapan dari masyarakat.

"Kami terbuka terhadap masukan masyarakat dan akan memperhatikan setiap surat yang dikirimkan dalam menanggapi calon-calon yang kami ajukan," katanya.

Baginya, tanggapan akan diperhatikan bila menyertakan identitas yang jelas sehingga bisa dikonfimasi dan diklarifikasi.

Secara terpisah, komisioner KPU Jatim Agus Mahfudz Fauzi menegaskan bahwa tanggal 22 Mei memang merupakan hari terakhir perbaikan daftar calon dan syarat calon serta pengajuan bakal calon pengganti anggota DPR dan DPRD.

"Setelah itu, kami akan melakukan verifikasi terhadap perbaikan daftar calon itu pada 23-29 Mei, lalu pengumuman DCS (daftar caleg sementara) pada 13-17 Juni. Jadi, tanggal 22 Mei merupakan hari terakhir daftar calon sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 315," katanya. (*)