Surabaya (Antara) - Atlet asal Jawa Timur, Andy Wibowo, dan Serka (Mar) M Ani Heru Wijanarko masing-masing tampil sebagai juara kategori umum dan militer pada lomba ketahanan fisik "Hardikal Triathlon 2013" di Surabaya, Minggu.

Andy Wibowo yang mantan perenang nasional itu, mencatat finis tercepat dengan catatan waktu 2 jam 01 menit 17 detik. Ia unggul jauh dari Yan Bachtiar (NTB) yang membukukan waktu 2 jam 12 menit 44 detik dan Muhammad`Taufik (Jabar) dengan 2 jam 19 menit 54 detik.

Sementara di kategori militer, Serka (Mar) M Ani Wijianarko dari satuan Batalyon Zeni Pasmar-1 Surabaya masuk finis pertama dengan catatan waktu 2 jam 28 menit 12 detik, diikuti Klasi Kepala M Samson dari Koarmatim dengan 2 jam 29 menit 34 detik dan Pratu (Mar) Frada Saleh di posisi ketiga dengan waktu 2 jam 31 menit 01 detik.

Lomba trithlon yang digelar Kobangdikal dalam rangka Hari Pendidikan Angkatan Laut (Hardikal) itu, diberangkatkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio dari ponton di tengah Selat Madura yang dikawal KRI Hiu-804.

Sebanyak 182 peserta yang terdiri dari 140 orang prajurit TNI dan 40 orang peserta umum menjalani lomba pertama berupa renang sejauh 1.500 meter dengan finis di Dermaga Pangkalan TNI AL Batuporon, Bangkalan, Madura.

Dari Batuporon, peserta melanjutkan perlombaan balap sepeda menempuh jarak 40 kilometer melintasi Jembatan Suramadu menuju markas Kobangdikal di Bumimoro, Surabaya.

Lomba triathlon diakhiri dengan lari sejauh 10 kilometer mengelilingi komplek Kobangdikal dan Akademi Angkatan Laut (AAL). Andy Wibowo dan Serka (Mar) M Ani Heru Wijanarko langsung memimpin di depan sejak perlombaan pertama nomor renang.

Atas prestasi tersebut, mereka berhak mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp20 juta sebagai juara.

KSAL Laksamana TNI Marsetio menyambut gembira pelaksanaan lomba triathlon ini dan mendukung ajang tersebut bisa digelar berskala internasional pada tahun depan.

"Insya-Allah tahun depan akan kita tingkatkan untuk level internasional agar bisa diikuti atlet-atlet dunia sehingga diharapkan bisa mengangkat pamor pariwisata Indonesia, khususnya Jawa Timur dengan Jembatan Suramadu sebagai ikonnya," katanya.

Peserta triathlon tahun ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Makasar, Jakarta, Bandung, Palembang, Tangerang, Bali, Mataram, Manado, dan beberapa kota di Jatim.

Sementara dari unsur militer, seperti dari Kobangdikal, Kodam Wirabuana, Yonif 1 Marinir, Zeni dan Taifib Marinir, Kodam IX Udayana, Kopassus, Kodam V Brawijaya, Koarmabar, Paskhas TNI AU, Kolinlamil, dan Kodam Iskandar Muda Aceh.

Dari 182 peserta yang ambil bagian, terdapat tiga peserta putri yakni Miranda Tahalele dari Surabaya, Ayuningruh Haryokusumo (Jakarta) dan Wahyu Rianti (Lumajang). (*)