Jombang (Antara Jatim) -Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan logistik untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 5 Juni 2013.

"Saat ini surat suara masih dalam proses tender dan sudah ada tim yang menanganinya," kata Ketua KPU Kabupaten Jombang Machwal Huda di Jombang, Kamis.

Ia mengatakan, saat ini memang KPU dalam proses untuk kelengkapan logistik pilkada, pascapenetapan nomor urut pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung dalam pilkada nantinya.

Selain untuk surat suara, logistik lain seperti tinta dan alat coblos, juga sedang dipersiapkan. Sementara, untuk logistik berupa kotak suara dan bilik suara, juga sudah dihitung sesuai dengan jumlah tempat pemungutan suara nantinya.

"Untuk kotak suara, kami sudah merangkai dan tinggal mendistribusikan saja. Jumlahnya juga sudah mencukupi untuk tempat pemungutan suara (TPS)," jelasnya.

Sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah diputuskan oleh KPU Kabupaten Jombang, terdapat 998.463 pemilih dalam pilkada nantinya. Jumlah itu lebih sedikit daripada daftar penduduk potensial pemilih Pemilu (DP4) yang diserahkan oleh Pemkab Jombang sebanyak 1.064.027 orang.

Dari jumlah pemilih itu, terdapat 2.144 TPS yang akan digunakan untuk menyalurkan hak suara dari seluruh warga. TPS itu tersebar di 21 kecamatan wilayah Jombang. Rata-rata satu TPS minimal terdapat 400 pemilih dan maksimal 600 pemilih yang terdata.

Menyinggung untuk persiapan massa kampanye, Machwal mengatakan akan melakukan koordinasi dengan tim kampanye dari masing-masing pasangan calon. Sesuai dengan jadwal, kampanye akan dilakukan pada akhir Mei sampai awal Juni 2013 ini.

Kampanye dilakukan selama dua pekan, dan setelahnya akan berlangsung jeda untuk hari tenang sampai nantinya pilkada pada 5 Juni nanti.

Untuk saat ini, komisioner KPU juga masih melakukan persiapan termasuk untuk pendataan jadwal kampanye. Diharapkan, dengan jadwal kampanye selama dua pekan itu bisa maksimal.

Pilkada Kabupaten Jombang dilaksanakan pada 5 Juni 2013, diikuti tiga pasangan calon. Nomor urut mereka juga sudah ditetapkan oleh KPU.

Nomor urut satu, pasangan Munir Al Fanani-Wiwik Nuriati (Mukti), nomor urut dua Widjono Soeparno-Sumrambah (Wira), dan terakhir pasangan Nyono Suharli-Munjidah Wahab.(*)