Surabaya (Antara Jatim) - Pengusaha sekaligus politikus perempuan, Yulyani, optimistis mampu mewakili Jawa Timur sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2014--2019.

"Sebagai politikus, tentu saya optimistis. Masyarakat sudah memberikan amanah untuk maju maka tidak ada alasan untuk siap," ujarnya di sela pendaftarannya di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim di Surabaya, Minggu.

Bermodalkan dukungan sekitar 6.000 lebih kartu tanda penduduk yang tersebar di mayoritas kabupaten/kota di provinsi ini, anggota DPRD Surabaya periode 2004--2009 tersebut siap berjuang mendapatkan simpati dan dukungan serta bersaing dengan calon anggota DPD lainnya.

"Target saya lolos empat besar. Akan tetapi, jika Allah belum memberikan kesempatan, saya siap dan berharap mereka yang lolos bisa mengemban amanah rakyat yang ingin kehidupannya sejahtera," kata Ketua Pengembangan Indonesia Bagian Barat Kadin tersebut.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Yul itu mengaku bahwa pilihannya maju sebagai anggota DPD RI karena didorong oleh sejumlah pihak dan elemen masyarakat.

Ia mengaku kaget ketika diminta maju dan mengabdikan hidupnya kembali di dunia politik sebagai wakil dari masyarakat.

"Tanpa adanya dorongan masyarakat yang kuat, tidak mungkin saya berada di KPU dan mendaftarkan diri. Tanpa mereka, kami bukan apa-apa. Jadi, sangat tidak benar jika legislator yang sudah duduk di kursi dewan tidak peduli terhadap rakyat," kata politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Selain Yulyani, Ketua DPRD Bangkalan Ali Wahdin juga resmi mendaftar sebagai calon anggota DPD RI. Keputusannya maju bukan melalui jalur partai sudah dipikirkannya karena memberi kesempatan kepada kader lainnya untuk maju.

"Saya sudah tiga kali menjabat anggota DPRD Bangkalan dan puncaknya sekarang sebagai Ketua DPRD. Sekarang waktunya kader lain yang maju dan menunjukkan pengabdiannya kepada partai," kata Wakil Ketua DPC PKB Bangkalan tersebut.

Untuk maju sebagai calon DPD RI, Ali Wahdin bermodalkan 5.600 KTP yang tersebar di 25 kabupaten/kota. Sesuai dengan persyaratan, jumlah KTP yang dikumpulkan minimal 5.000 lembar dan tersebar di 19 kabupaten/kota.

Sementara itu, Komisioner Divisi Hukum, Pengawasan, SDM, dan Organisasi KPU Provinsi Jawa Timur Agung Nugroho menjelaskan, hingga sehari menjelang penutupan pendaftaran, sudah ada 21 bakal calon anggota DPD yang menyerahkan berkas dan syarat dukungan.

Selain Yulyani dan Ali Wahdin, 19 nama lainnya, yakni Zauhariah, Istibsyaroh, Abdul Sudarsono, H.A. Muhaimin, Nursio, Markum Singodimejo, Khodijatul Qodriyah, Ainul Yakin, Titin Sudarwati, Dwi Astutik, Wasis Siswoyo, Andi Ahmad, Siti Aminah, Warsono, Emilia Contessa, Mashuri, Hasib Wahab, Subhan, dan Bambang Joedopramono.

"Kami masih menunggu pandaftar lainnya hingga 22 April 2013. Nantinya, berkas pendaftar akan diverifikasi untuk dipastikan layak atau tidaknya bakal calon menjadi calon tetap anggota DPD RI," kata mantan Ketua KPU Ponorogo tersebut. (*)