Surabaya (Antara Jatim) - Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) menyiapkan enam juta suara untuk Khofifah Indar Parawansa untuk memuluskan jalan menjadi gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur yang berlangsung 29 Agustus 2013.

"Kami memiliki enam juta anggota pedagang kaki lima di provinsi ini. Belum lagi jika ditambah keluarga dan kerabatnya. Kami siap mengantar Khofifah sebagai gubernur," ujar Ketua APKLI Jatim Ahmad Rifai di sela pernyataan dukungannya di Surabaya, Rabu.

Menurut dia dukungannya terhadap Khofifah dinilai langkah tepat karena selama ini mereka merasa tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah provinsi. Pihaknya berharap jika terpilih nantinya, Khofifah benar-benar menyerap aspirasi dan mempedulikan nasib para pedagang.

"Kebetulan, pemimpin di pemerintahan ini juga mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada mendatang. Makanya kami ingin perubahan," katanya.

Ia bahkan berani memberikan jaminan kepada Khofifah jika tidak mendapat kendaraan partai politik sebagai syarat majunya pasangan calon gubernur. Pihaknya akan mengumpulkan jutaan kartu tanda penduduk (KTP) agar Khofifah tetap mencalonkan diri, meski dari jalur perseorangan.

"Anggota kami sudah lebih untuk mendaftarkan Khofifah sebagai calon perseorangan. Syaratnya calon perseorangan hanya sekitar 1,5 juta, sedangkan anggota kami lebih dari enam juta," kata Rifai.

Pihaknya mengungkapkan, Khofifah dinilai memiliki kepedulian kepada rakyat kecil dibanding Gubernur Jatim, Soekarwo. Slogan APBD untuk rakyat yang digembar-gemborkan pemerintah dinilai tidak pernah dirasakan oleh pedagang kaki lima.

Sementara itu, sampai saat ini Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa masih mengantongi 12,26 persen dari suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ketika Pemilihan Umum Legislatif 2009 atau sekitar 13 kursi di DPRD Jatim.

Hal tersebut berarti, Khofifah masih kekurangan 2,74 persen suara dari 15 persen yang disyaratkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim. Hanya saja, Tim Khofifah sudah mengklaim telah memiliki tambahan suara dari beberapa partai politik nonparlemen yang jumlah totalnya mencapai 17,1 persen.

Khofifah yang juga mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan tersebut juga masih menyimpan nama calon wakil gubernur yang akan mendampinginya. Hingga kini, beberapa nama masih dipertimbangkan dan tidak lama akan segera diumumkan.(*)05