Surabaya (AntaraJatim) - Terdakwa pembacok korban tewas dalam kerusuhan bernuansa agama di Sampang, Madura, Jawa Timur, Hadiri (72), dituntut 12 tahun penjara dipotong masa tahanan.

"Terdakwa Hadiri terbukti melanggar Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zainal Arifin dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa.

Hadiri didakwa membacok Hamamah alias Mat Hasyim hingga tewas dalam amuk massa di kawasan Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Sampang, Jawa Timur pada 26 Agustus 2012.

Hamamah adalah satu-satunya korban tewas dalam konflik bernuansa perbedaan paham dalam Islam yakni antara kaum Sunni dan Syiah. (*)