Surabaya - Sebanyak 238 orang telah mendaftar sebagai bakal calon anggota legislator (caleg) melalui DPC Partai Gerindra Kota Surabaya untuk Pemilu 2014 .

"Dari 238 orang yang sudah mengambil formulir bakal caleg, 164 orang di antaranya telah mengembalikan. Batas waktu pengembalian formulir terakhir Jumat (1/3)," ujar
Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya Sutadi, Kamis.

Menurut dia, setelah pendaftaran pada Kamis ini, pihaknya akan melakukan perkenalan dan validasi seluruh bakal caleg. Tahapan itu dilakukan 10 Maret mendatang.

"Perkenalan antara bakal caleg maupun dengan pengrus supaya saling kenal. Sementara validasi untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar-benar serius untuk jadi caleg," katanya.

Dalam tahap perkenalan dan validasi, lanjut dia, pengurus akan memberikan pembekalan berupa gambaran tentang target partai, langkah apa yang harus dilakukan para caleg sekaligus yang terpenting bagaimana supaya bisa menang.

Namun demikian, ia mengakui untuk memilih caleg bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi dari 238 bakal caleg nantinya diseleksi menjadi 60 caleg. "50 caleg yang diserahkan ke KPU, sedangkan sisanya adalah cadangan," katanya.

Untuk menentukan bakal caleg yang benar-benar layak maju. DPC Partai Gerindra Surabaya menyiapkan serangkaian "fit and proper test", mulai dari seleksi administrasi, psikotes, ujian tertulis hingga wawancara.

Mereka yang terlibat dalam tim seleksi menurut BF Sutadi, meliputi Dewan Penasehat Partai Gerindra, Pengurus yang tidak mencalonkan diri dan dari independen.

"Supaya tidak ada konflik kepentingan, maka tim seleksi bukan dari para caleg," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari sejumlah bakal caleg yang mendaftar, selain berasal dari kalangan profesioanl juga terdapat mantan pengurus parpol lain. "Dari PKNU ada, kemudian PDS (Partai Damai Sejahtera), yang kebetulan beberapa di antaranya anggota DPRD Surabaya," ujarnya.

Sementara untuk penilaian, lanjut dia, jika terdapat nilai sama, yang diutamakan adalah para pengurus partai. Namun, apabila sama-sama menjadi pengurus nantinya akan dilihat apakah pernah mengikuti pendidikan kader di Pusdiklat Gerindra Hambalang Jawa Barat.

Pada pemilu 2014, DPC Partai Gerindra Surabaya menargetkan meraih dukungan suara sekitar 20 persen dari 50 kursi di DPRD Surabaya. Target tersebut sama dengan yang dicanangkan DPP Partai Gerindra secara Nasional, agar bisa mencalonkan sendiri Letjend (Pur) TNI Prabowo Subianto sebagai Capres. (*)