Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofosika Juanda mengimbau semua warga di Jawa Timur untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih akan terjadi mulai Rabu hingga tiga hari ke depan.

Prakirawan BMKG Juanda, Setiawan mengatakan hasil pantaun radar menyebutkan masih ada hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah di Jatim.

"Kami sudah mengirimkan peringatan dini yakni pada hari ini pukul 15.55 WIB telah terjadi peningkatan hujan di daerah Magetan, Trenggalek, Jombang, dan Bangkalan. Kemudian pada pukul 16.00 WIB disusul daerah lain seperti Madiun, Ngawi, Kediri, dan Surabaya," katanya.

Menurut dia, cuaca ekstrem dengan intensitas suhu rata-rata mencapai 20-31 derajat celcius, kecepatan angin 5-4 kilometer per jam dan kelembaban 65-98 persen ini akan terjadi selama tiga hari ke depan.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta semua warga di Jatim untuk tetap waspada jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan seperti banjir, angin puting beliung, dan lainnya.

Ia mengatakan cuaca ekstrem juga terjadi karena ada tekanan rendah di Laut Timor dan pumpunan angin memanjang dari Sumatera bagian selatan hingga Laut Banda yang menyebabkan peningkatan aktivitas pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera bagian tengah dan selatan, Jawa, Kalimantan bagian utara, barat dan selatan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi bagian selatan dan tengah, Maluku, Maluku Tenggara, serta Papua.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung salah satunya adalah Jawa Timur bagian utara dan timur. (*)