Surabaya - Sebanyak 14 Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Timur akan digelar selama 2013, yakni 13 Pemilihan Bupati/Wali Kota dan satu lainnya Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

Anggota Komisi Pemilihan Umum Jatim Nadjib Hamid mengatakan, dari 14 Pilkada selama tahun ini, ada empat kota yang waktunya bersamaan dengan Pemilihan Gubernur Jatim, yakni pada 29 Agustus 2013.

"Ada empat kota yang serentak dengan Pilgub, yakni Pilkada Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Kediri dan Kota Madiun," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Rabu.

Sedangkan, jadwal sembilan pilkada lainnya yakni Kabupaten Pamekasan pada 9 Januari 2012, Kabupaten Tulungagung pada 31 Januari 2013, Kabupaten Pasuruan pada 3 Maret 2012, dan Kabupaten Magetan pada 24 April 2013.

Selanjutnya, Kabupaten Bondowoso pada 6 Mei 2013, Kota Malang pada 23 Mei 2013, Kabupaten Madiun pada 25 Mei 2013, Kabupaten Lumajang pada 29 Mei 2013, serta Kabupaten Jombang 5 Juni 2013.

Nadjib menjelaskan, sejumlah daerah yang sudah Januari sudah digelar pilkada, saat ini sedang memasuki masa tahapan-tahapan. Dari sejumlah daerah tersebut, hanya wilayah Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Lumajang yang ditangani langsung oleh KPU Provinsi Jatim.

"Dua wilayah itu kami tangani langsung karena KPU setempat sedang bermasalah dan jumlah anggotanya tidak sesuai aturan berlaku, sehingga keputusan yang diambil tidak akan memenuhi batas quorum," ucapnya.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim tersebut menambahkan, khusus KPU Kabupaten Pamekasan masih ada tiga orang, sehingga teknisnya masih bisa dilakukan oleh KPU setempat, namun keputusan plenonya tetap oleh KPU Jatim.

"Sama seperti Kabupaten Lumajang yang plenonya diambil alih oleh KPU Jatim. Jadi, untuk pleno memang diambil alih langsung oleh kami," papar Nadjib Hamid.

Ia juga menyebutkan, persiapan secara keseluruhan sudah matang, sehingga pilkada diharapkan digelar tanpa hambatan berarti.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Rasiyo mengatakan, dari 14 Pilkada, Pemprov Jatim mengaku sudah siap dan berharap dapat digelar lancar, mulai masa tahapan hingga selesainya Pemilukada.

"Kami harap demikian. Beberapa Pemilukada selama 2012 sudah berjalan aman dan lancar. Meski bukan wewenang Pemprov karena sudah ditangni KPU, namun kami mengimbau agar pelaksanaan berjalan tanpa hambatan dan tidak ada kekerasan," katanya.(*)