Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur telah mengungkap 6.882 kasus narkoba selama tahun 2012 dengan peringkat tertinggi secara nasional, namun jumlah itu menurun drastis dibandingkan tahun 2011.

"Tahun ini, kami telah mengungkap 6.882 kasus narkoba, yakni narkotika 1.293 kasus, psikotropika 1.046 kasus, dan bahan berbahaya 4.543 kasus," kata Direktur Ditreskoba Polda Jatim Kombes Pol Andi Loedianto di Surabaya, Kamis.

Untuk kategori narkotika itu mencakup ganja, heroin, hashish, kokain, ekstasi, dan shabu, sedangkan psikotropika meliputi Daftar G, ketamin, benzodiazepin, dan barbiturat. Untuk kategori bahan berbahaya seperti minuman keras, jamu, kosmetik, obat palsu, cyanida, dan makanan kadaluarsa.

"Dengan hasil itu, Polda Jatim menduduki peringkat terbanyak dalam pengungkapan kasus narkoba secara nasional, sedangkan posisi berikutnya Polda Metro Jaya, Sumut, Jabar, dan Jateng," katanya. (*)