Jember - Penerima jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga salah sasaran karena sebagian penerima adalah warga yang mampu atau kaya.

"Kami mendapat laporan dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang menyebutkan beberapa warga kategori mampu mendapatkan kartu jamkesmas yang seharusnya untuk warga miskin," kata Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, Yumarlis, Rabu.

Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya tetap membagikan kartu jamkesmas tersebut sesuai dengan nama dan alamat yang tertera dalam kartu, sehingga tidak bisa menahan kartu jamkesmas itu.

"Kami hanya membagikan kartu dan tidak bisa berbuat banyak atas penerima jamkesmas yang diduga salah sasaran itu karena pihak Dinkes Jember tidak dilibatkan dalam pendataan penerima jamkesmas," paparnya.

Dalam program jamkesmas, pendataan dilakukan oleh tim nasional pengendalian kemiskinan yang dipimpin oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan ditindaklanjuti oleh BPS di tingkat kabupaten/kota.

Menurut Yumarlis, kartu jamkesmas tahun 2013 sudah dibagikan di bulan Desember 2012 dan banyak petugas yang terkejut saat membagikan kartu jamkesmas itu kepada beberapa penerima karena mereka berasal dari keluarga kaya.

"Sejumlah orang kategori mampu yang ikut mendapatkan kartu jamkesmas antara lain warga yang mempunyai dua mobil dan ketua lingkungan warga setempat yang masih dinyatakan kategori mampu," katanya.

Sementara salah seorang pengurus RW 28 Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Agus, menilai ada sejumlah kejanggalan dalam pembagian kartu jamkesmas tersebut.(*)

"Banyak penerima jamkesmas yang lama tidak menerima lagi kartu jamkesmas 2013, padahal mereka dari keluarga miskin dan nama-nama penerima jamkesmas 2013 ditulis dengan tulisan tangan," katanya.(*)