Rabu, 18 Oktober 2017

Kemlu-Unej Bentuk Pusat Studi ASEAN

id Kemlu-Unej, Bentuk, Pusat Studi ASEAN, kemlu, universitas jember, kementaerian luar negeri, unej
Kemlu-Unej Bentuk Pusat Studi ASEAN
Rektor Unej M. Hasan (kiri) bersama Sekretaris Ditjen Kerja sama ASEAN Kemlu di Kampus Unej (Humas Unej)
Jakarta, (Antara) - Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan Universitas Jember (Unej) untuk membentuk Pusat Studi ASEAN (PSA) di Jember, Jawa Timur, seperti disampaikan dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Rabu.

Pembentukan PSA itu sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan dan meningkatkan kerja sama antara Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri dengan perguruan tinggi, dalam hal ini Universitas Jember, serta dalam upaya implementasi dan memanfaatkan kerja sama ASEAN.

Kesepakatan pembentukan Pusat Studi ASEAN di Universitas Jember ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri dengan Universitas Jember.

Pembentukan PSA itu diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai ASEAN kepada masyarakat dan memanfaatkan kerja sama ASEAN bagi kepentingan masyarakat di Jember.

Rektor Universitas Jember Moh. Hasan menyampaikan agar mahasiwa dan pengajar dapat memanfaatkan seluas-luasnya Pusat Studi ASEAN, dan mahasiswa agar terus meningkatkan kemampuannya sehingga dapat berkiprah di kawasan ASEAN.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Kerja Sama ASEAN Kemlu Ashariyadi mempresentasikan tranformasi kerja sama ASEAN sejak didirikan hingga berlakunya Masyarakat ASEAN, perkembangan ekonomi negara-negara ASEAN.

Ashariyadi menjelaskan lebih jauh pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Tenggara sejak berdirinya ASEAN sampai saat ini, serta isu-isu kontemporer di ASEAN, termasuk pentingnya kesiapan publik domestik serta kepemimpinan Indonesia di ASEAN.

Dia juga menyampaikan bahwa kerja sama ASEAN memiliki tiga pilar yaitu, pilar politik dan keamanan, pilar ekonomi dan pilar sosial budaya.

"Jadi Masyarakat ASEAN tidak hanya Masyarakat Ekonomi ASEAN, namun juga Masyarakat Politik dan Keamanan ASEAN dan Masyarakat Sosial Budaya ASEAN," ujar dia.(*)

Editor: Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0096 seconds memory usage: 0.57 MB