Rabu, 13 Desember 2017

Ketua DPD Golkar Bojonegoro Belum Tentukan Pasangan

id cabup bojonegoro, cabup Golkar, Ketua DPRD Bojonegoro Mitro'atin, pilkada Bojonegoro
Ketua DPD Golkar Bojonegoro Belum Tentukan Pasangan
Ketua DPD Partai Golkar Setya Novanto bersama Ketua DPD Partai Golkar Bojongoro Mitro'atin (kanannya) di Bojonegoro. (dok. Slamet Agus Sudarmojo)
Saya akan menyosialisasikan rekomendasi dari DPP Partai Golkar kepada kepada berbagai lapisan masyarakat karena amanah yang harus dijalankan.
Bojonegoro (Antara Jatim) - Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Mi'troatin mengatakan dirinya belum menentukan pasangan dalam pemilihan kepala daerah, karena masih akan mensosialisasikan rekomendasi dari DPP Partai Golkar terkait pencalonannya dalam pilkada.

"Saya akan menyosialisasikan rekomendasi dari DPP Partai Golkar kepada kepada berbagai lapisan masyarakat karena amanah yang harus dijalankan. Tapi, sampai sekarang saya belum menentukan pasangan dalam pilkada," kata dia di Bojonegoro, Senin.

Ia membenarkan DPP Partai Golkar sudah mengeluarkan rekomendasi terkait pencalonannya sebagai calon bupati (cabup) dalam pilkada.

Hanya saja, lanjut dia, rekomendasi dari DPP Partai Golkar belum diterima, karena akan diserahkan secara bersamaan dengan rekomendasi 18 kabupaten/kota terkait nama-nama baik yang diusung maupun didukung partai golkar dalam Pilkada Jawa Timur.

"Tapi DPP Partai Golkar sudah memutuskan 10 kabupaten/kota termasuk Bojonegoro terkait nama yang akan diusung dalam pilkada," ucapnya dibenarkan Sekretaris DPD Partai Golkar Diana Hargianti.

Menurut dia, DPP Partai Golkar sudah memutuskan dirinya yang memperoleh rekomendasi sebagai cabup yang diusung golkar dalam pilkada di Bojonegoro.

"Rekomendasinya cabup bukan calon wakil bupati," ucapnya menegaskan.

Terkait pernyataan Anggota DPR RI Fraksi PAN Kuswiyanto yang siap berkoalisi dengan Partai Golkar dalam pilkada, menurut dia, selama ini belum pernah ada komunikasi politik dengan Kuswiyanto yang sudah memperoleh rekomendasi sebagai cabup dari DPP PAN.

"Saya belum pernah ada komunikasi politik dengan Pak Kuswiyanto terkait pilkada," ujarnya.

Yang jelas, lanjut dia, DPD Partai Golkar tidak akan mengulang kesalahan yang kedua kalinya ketika mengusung pasangan sama-sama dari golkar ketika pilkada yang lalu.

Ketika itu, Ketua DPD Partai Golkar H.M. Thalhah berpasangan dengan sekretarisnya Tamam Syaifuddin, namun kalah melawan pasangan Suyoto-Setyo Hartono dalam pilkada 2008.

"ya jelas nanti harus koalisisi dengan calon yang diusung parpol lain," ucapnya.

Dukungan  Mitro'atin sebagai cabup dalam pilkada, sebelum itu juga sudah disampaikan Ketua DPP Partai Golkar Setya Novanto ketika berkunjung di Bojonegoro beberapa waktu lalu. (*)

Editor: Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0091 seconds memory usage: 0.57 MB