Selasa, 17 Oktober 2017

Pelindo Dorong Peningkatan Kunjungan Kapal Pesiar

id Pelindo III, Dorong peningkatan Kunjungan kapal pesiar, kapal pesiar, antara, pelindo III
Pelindo Dorong Peningkatan Kunjungan Kapal Pesiar
ILUSTRASI - Wisatawan asing turun dari kapal MS Rotterdam yang sedang sandar di dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/2). Kapal pesiar berbendera Belanda tersebut membawa ratusan wisatawan asing untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata di kota Surabaya. Antara Jatim/Didik Suhartono/zk/16 ()
Pelindo III juga akan melakukan pembangunan 11 terminal penumpang baru di pelabuhan-pelabuhan yang melayani kapal penumpang, baik domestik maupun internasional
Surabaya (Antara Jatim) - Perseroan Terbatas Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III terus mendorong peningkatan kunjungan kapal pesiar ke sejumlah pelabuhan yang berada dibawa perusahaan plat merah tersebut, salah satunya dengan menambah panjang dermaga.

Vice President Corporate Communication Pelindo III, Widyaswendra di Surabaya, Kamis mengatakan salah satu dermaga yang akan diperpanjang adalah di Pelabuhan Benoa, yakni di Dermaga Timur yang awalnya 290 meter menjadi 340 meter, sehingga mampu mengakomodasi kapal pesiar dengan panjang keseluruhan (length overall) diatas 240 meter. 

Wendra, panggilan akrab Widyaswendra mengaku, upaya memperpanjang Dermaga Timur dikarenakan tingginya intentsitas kunjungan kapal pesiar ke wilayah setempat, sebab dari total keseluruhan kunjungan kapal pesiar Pelindo III sekitar 54 persen ke wilayah itu.

"Kondisi ini mendorong kami terus meningkatkan pelayanan agar dapat memperlancar aksesibilitas wisatawan mancanegara menuju destinasi-destinasi wisata menarik di Indonesia," katanya. 

Dikatakannya, dari total 70 kunjungan kapal pesiar selama semester I/2017 sebanyak 38 kunjungan menuju Pelabuhan Benoa, sebab reputasi Pulau Dewata yang sudah mendunia berdampak pada tingginya intensitas kunjungan kapal pesiar ke wilayah itu.

Selain itu, Wendra menyebut Pelindo III juga akan melakukan pembangunan 11 terminal penumpang baru di pelabuhan-pelabuhan yang melayani kapal penumpang, baik domestik maupun internasional.

"Kami juga akan meningkatkan fasilitas eksisting, sebab kami mengembangkan pelabuhan dengan orientasi pada industri pariwisata.  Ini tidak lepas dari kondisi geografis Indoneisa yang dianugerahi panorama yang memikat," katanya.

Sementara itu, kata dia, ke depan beberapa daerah juga akan dikembangkan antara lain  Banyuwangi (Jawa Timur), Lombok Barat dan Labuan Bajo (NTB).

"Melalui sejumlah program ini kami menyelaraskan diri dengan program pemerintah yang berupaya mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019. Semakin besar jumlah kunjungan kapal pesiar ke Indonesia, maka semakin besar potensi untuk meningkatkan jumlah wisatawan luar negeri," katanya.(*)

Editor: Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0548 seconds memory usage: 0.58 MB